Minggu, 21 Juni 2015

TULISAN - DIRECT MARKETING



 DIRECT MARKETING

Direct marketing, dalam arti luas mungkin sudah setua peradaban manusia itu sendiri. Direct Marketing adalah sistem marketing dimana organisasi berkomunikasi secara langsung dengan target customer untuk menghasilkan respons atau transaksi. Respons yang dihasilkan bisa berupa inquiry, pembelian, atau bahkan dukungan.

Banyak hal telah berubah. Apa yang dulu mungkin belum pernah terbayangkan pun sekarang sudah hadir dan terus dikembangkan dari masa ke masa. Teknologi transportasi dan komunikasi adalah dua hal yang perkembangannya memberikan pengaruh yang sangat penting dalam sejarah pemasaran. Kendala ruang waktu yang dulu membatasi gerak para pemasar, katakanlah demikian, kini sudah menjadi semakin menyusut. Jarak ribuan kilometer bisa ditempuh dalam waktu yang lebih relative singkat, dan komunikasi  pun bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja.

Direct marketing  merupakan system pemasaran yang bersifat sangat interaktif dan terukur. Tujuan dari komunikasi dari pemasaran langsung yaitu unutk memperoleh tanggapan atau respon dari konsumen yang bersangkutan. Dari respon yang didapat, pemasar bisa mengukur potensi pembelian yang diharapkan dan melakukan treatment sebagaimana situasi dan kondusi yang berkembang. Pada ujungnya akan terjadi transaksi pembelian.

Teknik pemasaran ini dalam perkembangannya menarik minat banyak produsen dan pemasar untuk menekuninya. Alasannya sangat logis. Pertama, fakta demasifikasi pasar yang terjadi oleh sebab dorongan-dorongan lahirnya pilihan-pilihan individual telah menciptakan banyak jenis pasar untuk digarap. Kedua, faktor-faktor seperti kesibukan, macetnya jalanan dan termasuk panjangnya antrian di pusat-pusat perbelanjaan pada momen-momen tertentu menjadi pintu masuk yang terbuka untuk menawarkan solusi pada mereka. Penjualan langsung yang tidak merepotkan. Dari hal-hal itu, sudah ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan para pelanggan, di antaranya adalah hemat waktu dan hemat biaya.

Resiko lain yang bisa berdampak lebih buruk pada brand adalah jika sampai terjadi penipuan yang dilakukan oleh pemasar langsung. Salah satu catatan negative dalam konteks ini adalah terjadinya eksploitasi oleh pemasar pada pembeli implusif yang kurang mengerti nature dari produk yang ditawarkan. Maka dari itu, sangatlah penting untuk membekali para ujung tombak pemasaran langsung ini dengan skill-skill yang memadai ,integritas dan tentunya jugaharapan akan kesejahteraan yang sesuai dengan jerih payah dan performa mereka.

Saluran-saluran Pemasaran Langsung
Perkembangan teknologi tranportasi dan komunikasi telah banyak memberikan peluang untuk optimalnya direct marketing. Teknologi komunikasi memungkinkan pemasar untuk menggunakan berbagai macam saluran sehingga bisa menjangkau target pembeli atau pelanggan secara lebih luas dan mudah. Berkat teknologi, berikut ini adalah bentuk-bentuk direct marketing yang bisa di lakukan oleh pemasar melalui pelbagai saluran yang mungkin:

1. Penjualan Tatap Muka
Yaitu penjualan dengan langsung bertemu dengan calon pembeli. Ini bisa dilakukan untuk individu tunggal atau kelompok. Ada sejumlah produk dan jasa yang dikenal sangat intensif dalam menggunakan pendekatan ini, di antaranya adalah: penjualan oleh agen asuransi, saham dan sejumlah produk yang di kenal dipasarkan secara MLM. Selain itu banyak juga produk lain yang dipasrakan dalam format tatap langsung dengan mengelar demo penggunaan, misalnya seperti produk kompor atau produk-produk home appliance lainnya.

2. Melalui email
Direct marketing juga bisa dilakukan melalui email, dan karenanya sering disebut direct mail, yaitu berupa pengiriman penawaran kepada individu-individu baik melalui surat konvensional maupun elektronik. Untuk pengiriman surat konvensioanal, pemilik brand atau pemasar seringkali bekerjasama dengan kantor pos, DHL atau TIKI-JNE. Bisa juga dilakukan melalui Fax atau varian-varian teknologi baru seperti voice mail.

3. Telemarketing
Yang berikutnya dan cukup nge-trend adalah telemarketing di mana ini menjadi saluran favorite pemasaran langsung untuk menawarkan barang atau jasa pada target pelanggan, baik itu yang murni digawangi oleh pemasar maupun yang sudah diotomatisasi.

4. Pemasaran Online
Ada lagi saluran pemasaran online di mana para pemasar menjalankan kegiatan pemasaran langsungnya secara online, baik itu dalam format etalasi, iklan yang didesain untuk penawaran langsung, maupun penetrasi di group=group atau social media. Ke depan, situasinya mungkin lebih berkembang lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar