Sabtu, 09 April 2016

Contoh Kasus Rasio Laporan Keuangan



Contoh Soal :
TAVI SPORT
Neraca Saldo
31-Des-08




KETERANGAN
NO BUKTI
D
K
Kas

24.010.170

Piutang dagang

162.500.000

Piutang lain-lain

5.500.000

Persediaan barang dagang

27.500.000

Perlengkapan Usaha

1.500.000

Tanah

150.000.000

Peralatan

5.250.000

Kendaraan

140.000.000

Ak. Penyusutan Kendaraan


4.200.000
Bangunan

275.000.000

Ak. Penyusutan bangunan


8.300.000
Hutang dagang


78.000.000
Hutang sewa


500.000
Hutang bank


30.000.000
Hutang lain-lain


53.166.000
Modal


563.500.000
Penjualan


242.000.000
Retur penjualan

2.000.000

Potongan penjualan

315.000

Pembelian

53.300.000

By Angkut Pembelian

250.000

Retur Pembelian



Potongan Pembelian


750.000
Biaya Promosi

14.000.000
150.000
Biaya Gaji

104.500.000

Biaya Listrik & telp

11.600.000

Biaya Bunga

3.340.830





TOTAL

980.566.000
980.566.000











TAVI SPORT
Laporan Laba Rugi
31 Desember 2008
LAPORAN LABA RUGI




Penjualan



242.000.000

Retur Penjualan
2.000.000




Pot.Penjualan
315.000
+







2.315.000
_
Penjualan Bersih



239.685.000

HPP





PBD awal


27.500.000


Pembelian
53.300.000




BAP
250.000
+





53.550.000









Retur pembelian
750.000




Pot. {embelian
150.000
+





900.000
_








Pembelian Bersih


52.650.000
+




80.150.000


PBD Akhir


22.800.000
_

HPP



57.350.000
_






Laba Kotor



182.335.000

Biaya Operasional





By Promosi
14.000.000




By Gaji
104.500.000




By Listrik & Telp
11.600.000




By Peny Peralatan
65.625




By perlengkapan
400.000




By Peny kendaraan
14.000.000




By Peny Bangunan
27.500.000


+







Total By Operasional



172.065.625
_






Laba Bersih Di luar Usaha


10.269.375

By Bunga
4.090.830



_






Laba Bersih setelah Biaya Diluar Usaha

6.178.545


a. Current Ratio
Aktiva lancar
X 100%
   Hutang Lancar

        Aktiva Lancar = Kas+Piutang dagang+Piutang Lain-Lain+Persediaan+Per.Usaha
                        = 24.010.170+162.500.000+5.500.000+27.500.000+1.500.000
                        = 221.010.170
        Hutang lancar = 78.000.000+500.000+30.000.000+53.166.000 = 161.666.000
                                   221.010.170 / 161.666.000 x 100 % = 137 %   
                               = 1,37 X
                            ( Artinya setiap Rp 1 hutang lancar dijamin dengan Rp 1,37   Aktiva lancar  )

b. Quick Ratio
Aktiva Lancar – Persediaan
X 100 %
Kewajiban Lancar

221.010.170 - 27.500.000
X 100 %
161.666.000

                             = 119,69 %  = 120 %
                             =  1,20 X
   (Artinya kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban lancar dengan aktiva adalah setiap Rp 1 hutang lancar  dengan Rp 1,20 aktiva lancar yang likuid)



contoh kasus 2
Berikut Contoh Laporan Keuangan PT. Astra International,Tbk. Tahun 2012 beserta perhitungannya.






Ratio
Metode Perhitungan
a.   Current Ratio
Aktiva Lancar / Hutang Lancar
Rp 75,799 / Rp 54,178 = Rp 1,4
v  Jadi setiap hutang lancer Rp 1 dijamin oleh aktiva lancer Rp 1,4
b.   Cash Ratio
( Kas + Efek ) / Hutang Lancar
Rp 11,055 + (Rp 4,805+Rp 14,820)) / Rp 54,178
= Rp 0.57
v  Jadi setiap hutang lancer Rp 1 dijamin oleh kas dan efek sebesar Rp 0,57
c.    Quick Ratio
( Kas + Efek + Piutang ) / Hutang Lancar
( Rp 11,055 + (Rp 4,805+Rp 14,820) + Rp 928,408 / Rp 54,178 = Rp 17,7
v  Jadi setiap hutang lancar Rp 1 dijamin oleh quick assests Rp 17,7
d.   Working Capital
( Aktiva Lancar – Hutang lancar ) / Jumlah Aktiva
( Rp 75,799 – Rp 54,178 ) / Rp 182, 274 = Rp 0,12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar